Senin, 20 Februari 2012

Kelenjar Getah Bening


Kisah 1 
Bayangkan hal ini terjadi pada diri kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita atau sanak keluarga dekat kita. Seperti yang dikisahkan Tina (29) asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Melalui telepon Tina bertutur tentang penyakitnya kepada USB XAMthone plus Jakarta.
“Saya menderita kelenjar getah bening di leher kiri-kanan sejak akhir Desember 2009 setelah menjalani pemeriksaan dokter di sebuah rumah sakit ternama di Bandung, Jawa Barat. Dengan hasil pemeriksaan yang sudah positif kelenjar getah bening stadium 4, jalan terbaik menurut dokter bahwa saya harus dioperasi. Saya hanya berkata dalam hati, mungkinkah ada jalan lain selain operasi? Toh, saya dioperasi juga.
Setelah operasi selang 3 bulan, penyakit itu kambuh lagi, malah lebih mengerikan. Benjolan yang ada di leher kiri-kanan semakin banyak, tadinya hanya 2 menjadi 4, benjolan di ketiak, di dalam perut di samping usus besar akibatnya perut membuncit seperti ibu hamil 6 bulan, benjol di selangkangan kiri-kanan dan di tulang ekor.
Di bulan tersebut juga saya putuskan untuk mencari solusi lain. Akhirnya saya coba cari di internet tentang obat herbal yang bisa menyembuhkan kelenjar getah bening, dan saya temukan XAMthone plus lewat seorang penjual XAMthone . Saya beli 2 botol pertama dan minum, reaksinya badan panas, benjolan-benjolan itu semakin membengkak, saya tetap minum sampai habis 2 botol itu, saya beli lagi 2 botol, jadi setiap 1 minggu saya habiskan 2 botol XAMthone plus.
Sampai 6 minggu lebih 3 hari saya telah habiskan 15 botol. Kulit badan saya sampai melepuh karena pecahnya kelenjar-kelenjar itu. Saya minum 4 kali sehari dan sekarang semua benjolan tersebut sudah hilang. Sudah 9 bulan saya tidak pernah minum XAMthone plus lagi tapi saya masih sehat. Yang penting saya menjaga pola makan dan hidup sehat.
Saya berharap kesaksian saya ini menjadi pertimbangan bagi para penderita kelenjar getah bening di seluruh Indonesia untuk mengikuti cara penyembuhan yang telah saya praktikan dengan mengonsumsi XAMthone plus.”
Demikianlah testimoni ini ditulis dari Tina untuk kita semua. Keyakinan dan kepasrahannya, serta kesabarannya dalam menanti kesembuhan dibalas dengan kesembuhan ajaib oleh Tuhan melalui XAMthone plus. Kami tidak merekayasa testimoni tersebut. Kalaupun ada para penderita penyakit yang sama tidak mengalami kesembuhan setelah minum XAMthone plus, itu di luar kuasa kami, namun satu hal yang pasti kami telah menyampaikan informasi ini secara benar, fakta dan penuh kejujuran. Salam Sehat XAMthone plus.

Kisah 2

Albertus Yoki (19) seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Purwokerto, Jawa Tengah ini menderita kanker kelenjar getah bening sejak masih di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Ketika ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu pemuda yang biasa disapa Yoki ini menuturkan, “saat SMA benjolannya masih kecil, setelah kuliah smester dua benjolannya membesar, dan sangat sakit rasanya,” kisah sulung dari 4 bersaudara ini.
Setelah mengetahui benjolannya semakin besar, Yoki dan keluarganya memutuskan untuk operasi. Setelah dioperasi benjolannya masih besar, sedikit saja perubahannya. Operasinya memang tidak tuntas karena terjadi pendarahan saat operasi. Pasca operasi Yoki yang asal Pontianak, Kalimantan Barat ini menjalani kemoterapi di salah satu rumah sakit plat merah ternama di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.


saat dalam perjalanan ke rumah sakit, bertemulah Ibunda Yoki dgn seorang pelanggan Xamthone plus yg bernama Ibu Farida Halim. Singkat Cerita Ibu farida langsung memperkenalkan prosuk kulit manggis ini kepada Ibunda Yogi dan saat itu di terima dengan baik oleh Ibunya.Setelah minum Xamthoneplus perkembangan pasca operasi sangat menggembirakan.


"Saya rasakan perbedaan yang menyolok pasca operas setelah minum Xamthoneplus, saya merasa lebih sehat dan lebih segar" tutur Yogi.


Sejalan dengan khasiat yang baik dari Xamthone plus untuk kesembuhan anaknya, Ibunda Yogi langsung menghubungi agen Xamthone plus untuk membeli produk tersebut dan di bawa ke Pontianak.


Sepenggal cerita dari Yogi penderita Kelenjar getah bening.


KP. Foto USB News/CN

Kisah 3

Seseorang yang menderita penyakit kanker getah bening saat ini tidak perlu khawatir karena ada produk alami dari kulit buah manggis yang sangat berkhasiat. Jus XAMthone plus namanya. Seperti yang dikisahkan oleh salah seorang pelanggan XAMthone plus di bawah ini.
“XAMthone plus membantu saya dalam melawan penyakit kanker getah bening,” tutur Fr. Isnani Wulandari asal Lampung Tengah. Ya, XAMthone plus memang ampuh menyembuhkan berbagai macam penyakit, dan salah satunya adalah penyakit yang diderita oleh Wulan tersebut. Selain menyembuhkan, XAMthone plus juga mampu mencegah berbagai macam penyakit berbahaya lainnya.
Wulan meyakini betul bahwa XAMthone plus solusi tepat baginya karena hanya 1 bulan lebih setelah minum penyakitnya sembuh.
“Saya minum XAMthone plus hanya dalam 50 hari dan penyakitnya sembuh, luar biasa,” akunya semangat. Kini Wulan gencar mempromosikan XAMthone plus ke seluruh Kota Lampung agar manfaat dan khasiatnya dapat dinikmati oleh masyarakat banyak.
XAMthone plus membawa Wulan dan siapa saja yang mengonsumsinya ke derajat kehidupan yang lebih baik khususnya dalam kesehatan.
Selain derajat kesehatan yang lebih baik, Wulan juga mendapatkan peluang usaha dan karya untuk memberikan kebahagiaan kepada keluarganya. XAMthone plus menyejahterakan Indonesia, oleh karena itu mulailah hidup sehat dengan XAMthone plus.*****




Tidak ada komentar:

Posting Komentar